Search

Perkiraan Biaya Nikah 2019





Menikah itu Mahal? Benarkah?

Pernikahan identik dengan biaya yang sangat besar dan mewah. Namun Anda harus ingat bahwa pernikahan barulah awal kehidupan Anda bersama pasangan.

Oleh karena itu, hendaklah Anda bersikap bijak dalam menghitung anggaran dana pernikahan dan menghemat biaya pernikahan agar dapat memulai pernikahan dengan baik.


Jangan selalu beranggapan bahwa pernikahan haruslah mewah dan mahal.

Banyak pasangan yang melakukan kesalahan tersebut: pesta mewah yang menghabiskan ratusan juta namun belum punya rumah, kendaraan bermotor, investasi, bahkan dana darurat. Apakah Anda ingin menjadi salah satunya? Tentunya tidak kan?


Lalu bagaimana merencanakan pernikahan adat yang terkesan mewah dengan budget yang pantas tanpa harus bertengkar dengan pasangan karena stress?

Jawabannya sebenarnya sederhana: MEWAH dan INDAH tidak harus MAHAL.

Tidak percaya? Yuk kita simak pembahasannya di bawah ini:


Estimasi Biaya Nikah 2019


Lamaran

1 Baju Pengantin Pria 1.000.000

2 Baju Pengantin Wanita 1.500.000

3 Venue (rumah pengantin wanita) -

4 MUA 600.000

5 Seserahan 9.500.000

Prewedding

1 Photographer 17.000.000

2 Videographer 6.000.000

3 Baju Pengantin Pria 2.500.000

4 Baju Pengantin Wanita 5.000.000

5 MUA 3.500.000

6 Sewa Venue 1.700.000

Wedding

1 Venue

2 20,000,000 25.000.000

3 Katering 45.000.000

4 EO 5.500.000

5 Dekor 20.000.000

6 MUA + Hair Do 10.000.000

7 MUA keluarga pengantin pria 8.500.000

8 MUA keluarga pengantin wanita 8.500.000

9 MC 4.000.000

10 Music & Entertainment 5.500.000

11 Photographer 25.000.000

12 Videographer + SDE 11.000.000

13 Photobooth 3.500.000

14 Baju Pengantin Pria 5.500.000

15 Baju Pengantin Wanita 16.000.000

16 Baju keluarga pengantin pria 11.000.000

17 Baju keluarga pengantin wanita 11.000.000

18 Hand Bouquet 1.000.000

19 Corsage 500.000

20 Cake 6.000.000

21 Invitations 2.500.000

22 Ring 10.000.000

23 Konsumsi Team Vendor 1.200.000

24 Catatan Sipil 2.000.000

GRAND TOTAL 286.500.000



Keterangan:


Jumlah undangan = 200 (estimasi jumlah orang = 400 orang)

Prewedding dilakukan di dalam kota


Strategi Menyiapkan Biaya Nikah 2019


Setiap pasangan yang sedang menjalin hubungan tentunya memiliki tujuan, yaitu pernikahan.

Tetapi tak jarang pasangan menunda pernikahan karena terkendala biaya. Kebahagiaan akan pernikahan menjadi sebuah ketakutan dan kekhawatiran akibat anggapan bahwa MENIKAH ITU MAHAL.


Padahal, Anda bisa mengakalinya dengan mempersiapkan dana pernikahan adat ini sejak jauh-jauh hari. Adapun beberapa tips dalam mempersiapkan dana pernikahan adalah sebagai berikut:


#1 Menentukan Tanggal Pernikahan

Jika Anda sudah memutuskan untuk menikah, tentunya Anda perlu mengetahui kapan pernikahan tersebut akan dilangsungkan.

Dengan demikian, Anda bisa mengetahui berapa lama waktu yang Anda miliki untuk mengumpulkan dana yang dibutuhkan.


#2 Perhitungkan Dana yang Dibutuhkan

Setelah mengetahui tenggat waktunya, kini Anda perlu menghitung seluruh kebutuhan dana bagi pernikahan Anda. Jangan lupa untuk memperhitungkan faktor inflasi apabila pernikahan Anda masih jauh waktunya.

Menghitung dana sejak dini akan memberikan Anda waktu dan kesiapan yang lebih matang untuk mengumpulkan dana tersebut.


Terlampir Simulasi persiapan pernikahan:

Ray dan Emma sudah menjalin hubungan selama 2 tahun. Kini mereka berencana untuk melangkah ke tahap selanjutnya, yaitu pernikahan.

Setelah melakukan proses lamaran, maka diputuskan bahwa pernikahan akan dilangsungkan pada Desember 2019.

Ray dan Emma kemudian sepakat untuk mulai mempersiapkan dana pernikahan dari sekarang agar tidak terlalu berat.


1. List Kebutuhan Pernikahan berikut Biayanya

Sebelum menentukan dana pernikahan, Anda dan pasangan perlu membuat list kebutuhan pernikahan beserta biayanya. Misalkan kebutuhan pernikahan Ray dan Emma adalah seperti contoh di atas.


2. Menghitung Kebutuhan Dana Pernikahan

Untuk mempersiapkan dana tersebut, Ray dan Emma berencana untuk menginvestasikan uangnya pada sebuah jenis investasi, yaitu reksa dana.

Dengan asumsi Ray dan Emma akan menikah pada tahun 2019, maka Anda tidak perlu memperhitungkan faktor inflasi lagi.


Namun jika Anda berencana menikah pada tahun-tahun berikutnya, maka masukan estimasi faktor inflasi ini (pada contoh digunakan faktor inflasi 10% dari tahun 2018).

Mengingat pernikahan Ray dan Emma akan dilaksanakan pada Desember 2019 mendatang, maka sisa waktu untuk berinvestasi hanya tinggal 10 bulan saja.

Terkecuali jika keduanya sudah punya modal tertentu, maka Anda cukup menghitung sisa dana yang belum tercukupi.


#3 Mengikuti Rencana Dana Pernikahan dengan Tertib


Langkah terakhir yaitu mengikuti rencana yang telah dibuat dengan tertib. Percuma jika rencana tidak diikuti dengan tindakan. Sehingga Ray dan Emma harus mengikuti rencana tersebut dengan berinvestasi setiap bulannya hingga bulan Desember 2019 nanti.


Jangan lupa untuk selalu mengevaluasi investasi Anda, karena adanya perubahan tingkat pengembalian setiap saat. Jangan ragu untuk mengubah jenis investasi jika memang ada tingkat pengembalian yang lebih baik tanpa risiko besar.





Beberapa tips dalam merencanakan dana pernikahan hemat bagi Anda.


#1 Gunakan Undangan Online

Seiring kemajuan teknologi, kini Anda tidak perlu lagi menggunakan undangan berupa kertas atau kartu yang bernilai puluhan ribu rupiah.

Kini Anda dapat menggunakan undangan pernikahan online, terutama untuk teman Anda, sehingga biaya undangan pernikahan dapat diminimalkan.


Namun memang biasanya undangan fisik juga diperlukan untuk kerabat dekat yang masih harus dihormati. Namun Anda bisa menghemat banyak loh. Karena undangan online bisa Anda dapatkan dengan sangat murah bahkan gratis.


Apabila Anda tetap mencetak undangan, maka mintalah softcopy undangan untuk dijadikan undangan online. Namun, apabila Anda memutuskan untuk menggunakan undangan online sepenuhnya, maka Anda bisa mencari jasa design undangan yang terjangkau.


#2 Mengurangi Jumlah Undangan

Pernahkah Anda melihat sebuah undangan pernikahan yang dipenuhi oleh kerabat kerja orang tua dan kerabat jauh yang tidak dikenal?

Nah, apabila Anda tidak ingin merasa asing pada hari pernikahan Anda, maka mengapa perlu mengundang banyak orang yang tidak familiar?


Pernikahan adalah acara yang penuh keakraban, hingga tidak perlu mengundang terlalu banyak orang. Undanglah keluarga dan kerabat dekat yang akan membuat momen pernikahan semakin berkesan.


#3 Manfaatkan Keterampilan Teman dan Kerabat

Jika Anda memiliki kerabat atau teman dengan keterampilan tertentu, misalkan fotografi atau make up artist, tidak ada salahnya menggunakan jasa teman untuk menghemat biaya.


Selain bisa memperoleh harga teman yang tentunya lebih murah, tentunya Anda akan merasa lebih nyaman karena vendor pernikahan Anda adalah teman dekat.


#4 Meminimalkan Biaya Souvenir

Dewasa ini, souvenir merupakan suatu pilihan, karena souvenir sudah jarang digunakan akhir-akhir ini. Jika Anda menginginkannya, pilihlah souvenir yang bermanfaat dengan harga terjangkau.


Atau Anda juga bisa membuat (DIY) souvenir sendiri. Sebagai contoh, buatlah souvenir yang mudah, seperti pouch bermodalkan kain dan tali serut, atau tatak gelas berbahan anyaman.


#5 Meminimalkan Biaya Seragam Keluarga

Membeli bahan dan menjahit pakaian keluarga agar terlihat seragam hanya akan menjadi pemborosan saja.

Memang betul foto pernikahan akan tampak lebih menarik saat seluruh pakaian dibuat dari bahan yang seragam dan senada.


Namun ada trik mudah untuk mengakalinya dan memperoleh hasil serupa, yaitu dengan meminta keluarga mencari baju sendiri namun dengan warna tema yang seragam.


Walaupun bahannya berbeda-beda, namun warna yang senada akan tetap Anda peroleh dan foto terlihat menarik tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.


#6 Pilih Venue yang Terjangkau


Memang betul salah satu biaya terbesar dalam pernikahan adalah sewa gedung. Biasanya biaya sewa gedung bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Lalu bagaimana mengakalinya?


#7 Eliminasi Biaya yang Tidak Penting


Apakah perlu mendekor meja undangan dengan bunga besar bertuliskan nama pengantin? Mungkin bagus untuk dilihat, namun sebenarnya malah menyulitkan tamu undangan saling berbincang-bincang.


Atau Anda ingin menggunakan karpet bertabur bunga untuk jalan masuk?

Selain tidak terlalu penting, hal ini malah bisa menimbulkan bahaya tersandung. Terutama saat Anda mengenakan gaun yang panjang, bunga-bunga malah akan terseret di dalam gaun.


Anda bisa mengeliminasi beberapa hal yang memang tidak memberi nilai lebih dan mengalokasikan dana tersebut untuk hal lain yang mungkin lebih penting.


#8 Mengatur Pernikahan Sendiri


Tahukah Anda? Per tahun 2017 biaya event organizer di Bandung sudah mencapai angka 20 jutaan? Padahal sesungguhnya Anda bisa menghemat biaya ini lho!

Aturlah pernikahan Anda sendiri untuk menghemat biaya panitia atau wedding organizer. Anda bisa memulai dengan membuat list kebutuhan pernikahan.


Tentukan dahulu seberapa besar budget pernikahan dan apa saja kebutuhan pernikahan Anda berikut vendor-vendor yang memungkinkan dan sesuai dengan anggaran Anda.


#9 Menyewa daripada Membeli


Berbeda dengan cincin pernikahan yang harus Anda gunakan dalam jangka panjang, beberapa hal dalam pernikahan hanya perlu digunakan pada saat momen pernikahan terjadi. Sebagai contoh adalah gaun pengantin dan tuksedo, sepatu heels, dan masih banyak lagi. Nah, tips untuk menghemat biaya pernikahan bisa dengan cara menyewa daripada membeli. Gaun pengantin hanya akan digunakan satu kali saja, sehingga tidak ada gunanya jika Anda membelinya.


Pertimbangkan pula designer baru yang harganya masih terjangkau daripada designer ternama. Begitu pula halnya dengan tuksedo, heels, Anda sebaiknya memilih untuk menyewa yang masih bagus daripada harus membeli baru. Dijamin Anda bisa menghemat banyak uang dari sini.


#10 Mengutamakan yang Penting atau Menentukan Prioritas


Pilihlah beberapa kebutuhan pernikahan yang menurut Anda penting dan Anda dapat mengalokasikan sisa anggaran Anda pada bagian itu dan menghemat kebutuhan pernikahan yang menurut Anda kurang penting.


Sebagai contoh, bila foto pernikahan sangatlah penting bagi Anda, maka alokasikan dana untuk vendor fotografi yang terjamin dan Anda sukai. Anda bisa mengambil dana dari biaya souvenir yang bisa ditekan serendah mungkin.


Jika Anda sudah memikirkannya, minimalkanlah dampak negatif sekecil mungkin bagi keluarga baru Anda. Dengan demikian, kehidupan pernikahan Anda akan diawali dengan suka cita dan akan berakhir dengan bahagia pula. by: Fransiska Ardel

24 views